Penyebab Jerawat – Apakah Penyebab Utama Jerawat?

By | May 20, 2018

Apakah Anda merasakan penurunan harga diri yang sangat besar ketika Anda memiliki jerawat di seluruh wajah Anda? Sekitar 60 juta orang mungkin merasakan hal yang persis sama dengan Anda. Kami merasa terlalu sadar diri dan malu untuk pergi ke tempat umum; kami takut apa yang teman-teman dan rekan kelas mungkin pikirkan jika mereka melihat kami.

Bagi banyak dari kita jerawat bisa menjadi kutukan dari keberadaan kita. Lebih dari 60 juta orang di Amerika Serikat dipengaruhi oleh kondisi medis umum ini. Di bawah ini adalah penyebab jerawat yang paling umum.

1. Hormon. Hormon adalah penyebab jerawat nomor satu yang merupakan produksi hormon seks yang dikenal sebagai androgen yang dimulai saat pubertas. Ini menjelaskan mengapa sebagian besar penderita jerawat adalah remaja. Hormon adalah pemain utama untuk semburan jerawat selama masa menstruasi dan kehamilan.

2. Pil KB. Mulai mengambil atau menghentikan pil KB dapat menyebabkan jerawat.

3. Ketika kelenjar sebaceous dihidupkan oleh androgen, ia memproduksi sebum tambahan. Dalam perjalanannya menuju folikel ke permukaan, sebum bercampur dengan sel kulit mati dan bakteri kulit yang telah dibuang dari lapisan folikel. Proses ini benar-benar normal, tetapi kehadiran lebih banyak sebum di folikel meningkatkan kemungkinan terjadinya penyumbatan, dan yang kemudian menyebabkan jerawat.

4. Stres. Dalam keadaan tegang tertentu, stres dapat menyebabkan produksi hormon seperti kortisol, yang dapat memperburuk kondisi jerawat. Stres menyebabkan tingkat hormon yang berbeda. Ketika kadar hormon ini mengubah tubuh memerintahkan kelenjar minyak kulit untuk mengembang, dan yang kemudian mengeluarkan minyak ekstra. Rantai “peristiwa” ini menyebabkan kepala hitam, kepala putih, dan jerawat.

5. Make Up Berminyak atau Berat. Make-up yang berat memiliki kemampuan untuk menyumbat pori-pori, sementara make-up berminyak menambahkan minyak tambahan; hal-hal ini hanya berkontribusi pada masalah jika kulit berminyak sudah ada. Kosmetik yang harus dihindari adalah pelembab tertentu, pomades, terutama yang membawa petrolatum, asam oleat, minyak sayur, lanolin, butil stearat, dan lauryl alcohol.

6. Obat lain seperti lithium diketahui menyebabkan jerawat.

7. Kosmetik. Kosmetik yang berminyak dapat mengubah sel-sel folikel dan membuat mereka saling menempel; ini menghasilkan steker.

8. Terlalu Tinggi Dosis Vitamin. Vitamin baik untuk tubuh yang sehat, tetapi mengonsumsi vitamin B1, B6 dan B12 yang berlebih dapat menyebabkan munculnya jerawat. Vitamin ini sangat bagus untuk kulit yang tampak sehat, tetapi hindari penggunaan berlebihan.

9. Diet. Diet tinggi karbohidrat olahan dan gula sebenarnya bisa memperburuk kondisi jerawat bagi sebagian orang.

10. Lebih dari Pembersihan Abrasif. Eksfoliator yang keras sebenarnya bisa membahayakan kulit dan menyebarkan infeksi.

11. Memilih dan Meremas. Tindakan yang sulit ditolak ini dapat mengirim infeksi lebih dalam ke kulit dan menyebabkan munculnya parut.

12. Faktor Lingkungan seperti Kelembaban dan Polusi Tinggi. Kelembaban tinggi menyebabkan kulit membengkak. Polusi buruk tidak hanya untuk kulit tetapi untuk kesehatan Anda secara keseluruhan.

13. Gen. Anggota keluarga bisa menjadi penderita jerawat. Dalam hal ini, jerawat diwariskan. Misalnya, jerawat kistik umumnya berasal dari keturunan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *